Era Mesin Jahit

History

Melewati berbagai rentang sejarah lebih dari seabad, Brother beranjak dari awal yang sederhana menjadi perusahaan multinasional dengan aneka usaha. Sementara itu, teknologi dan kegiatan bisnisnya berkembang sepanjang tahun, landasan kepemimpinan dan inovasi produk yang tangguh mampu bertahan sepanjang sejarah Brother dan tetap menjadi terpenting dewasa ini yang dimulai pada tahun 1908.

Klik tautan di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah Brother.

Era Mesin Jahit

Era Mesin Jahit

Diproduksi pada tahun 1928 oleh saudara-saudara Yasui, yang berusaha memproduksi mesin jahit di dalam negeri, ini merupakan mesin jahit kaitan rantai pertama kali untuk memproduksi topi jerami. Ini merupakan produk pertama kali yang dipasarkan dengan merek "Brother", yang diberi nama ini setelah semua saudara Yasui bekerja sama dalam upaya untuk mewujudkan produksi mesin jahit ini.

Yang menarik, “Brother" bukanlah nama dagang pertama yang dipertimbangkan semua saudara Yasui ketika memberi nama model ini. Pada awalnya mereka memilih “Sister” karena sebagian besar pengguna mesin jahit adalah wanita, namun ternyata nama tersebut sudah terlebih dahulu terdaftar sebagai nama dagang mesin jahit. Untuk menggambarkan inspirasi dari ikatan keluarga yang kuat, para pendiri Jitsuichi dan Masayoshi Yasui lalu memutuskan untuk menggunakan nama “Brother".

IPada tahun 1933 perusahaan membangun sebuah pabrik baru di dalam kawasan yang kini dikenal Mizuho Ward, Kota Nagoya, untuk produksi massal mesin jahit dalam negeri. Dengan melangkah jauh menuju produksi massal, Toko Mesin Jahit the Yasui Brother dilikuidasi pada tanggal 15 Januari 1934 guna memungkinkannya bergabung di bawah nama Nippon Sewing Machine Manufacturing Co., yang kemudian mulai memproduksi mesin jahit industri manufaktur pada tahun 1936.

Pada tahun 1941 Brother Sales, Ltd didirikan untuk mengembangkan jaringan penjualan di Jepang. Pada tahun 1947, atas permintaan pemerintah Jepang, Brother mengekspor 200 mesin jahit ke Shanghai. Ini merupakan langkah pertama dalam mengembangkan industri mesin jahit berbasis impor menjadi industri berbasis ekspor, yang merupakan cita-cita Brother sejak berdiri.